[Review Buku] Japan in Popular Culture Karya Fernando Kusuma


Ohayou mina san! Genki desuka?

Well, sebenernya artikel ini ditulis tengah malam. Tapi karena menurut gue lebih enak di-publish pagi hari dengan harapan banyak yang baca (amiin), makanya Suka-Suki ngucapin selamat pagi..

Pada kesempatan ini, Suka-Suki ingin mengawali perjalanan seputar jejepangan kita dengan me-review atau lebih tepatnya membahas, sebuah buku tentang kebudayaan Jepang.
 
Buku ini berisi sekumpulan pengetahuan tentang kebudayaan Jepang. Melalui buku ini, kalian bisa mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan Jepang secara singkat dan cepat. 

Judul bukunya ialah "Japan in Popular Culture" karya Fernando Kusuma. 

Menurut keterangan penulis, buku ini merupakan tugas akhir saat beliau sedang menyelesaikan studi DKV-nya di Universitas Bina Nusantara pada 2013. Jadi jangan heran, kalau kepiawaiannya dalam menggambar dan berilustrasi dapat dinikmati melalui buku ini.

Sampai-sampai sampulnya aja beliau sendiri desain lho..hehe
 

Mari kita masuk ke bagian dalamnya. Secara garis besar buku ini terbagi menjadi dua bab yakni, Pop Culture dan Traditional Culture. Bobot pembahasannya sendiri bisa dibilang berimbang. 

Selain itu, buku ini mudah banget dimengerti karena banyak ilustrasinya, gambar + warnanya menarik, dan nggak ngebosenin. Bahkan, buku ini juga cocok kalau dibaca mau dibaca anak-anak sekalipun.

Salah satu Pop Culture yang dibahas
Dari segi spesifikasi, buku ini terdiri dari 136 halaman. Nggak terlalu tebel. Paling nggak, butuh waktu satu jam buat bacanya. 

Selain itu, buku ini juga ngajak kalian yang lahir pada era 90-an (seperti gue) untuk bernostalgia, karena di dalamnya memuat kartun-kartun Jepang yang (pada saat itu) ditayangkan setiap Minggu pagi. Wah bener-bener tanoshi banget deh.

Secara komposisi, buku ini ngomongin mulai dari hal geografis sampai ke hal yang filosofis banget. Misalnya, Jepang yang ternyata negara kepulauan (mungkin nggak semua orang tau) terdiri dari 3000 pulau yang membentang sejauh 3000 km dari utara ke selatan.  Hingga ngomongin soal filosofi hidup Wisdom of Zen.


Salah satu budaya tradisional Jepang yang telah difilmkan

Gue sendiri pas baca buku ini sempat tebak-menebak, kira-kira isinya akan seperti apa. Yup, ternyata  benar.

Sebagian informasinya berisi hal-hal yang gue udah tau (sotoy). Tapi, sebagian besarnya malah gue baru tau (nah kan)..hehe

Jadi, secara keseluruhan informasi di dalamnya berguna dan bermanfaat banget. Bahkan nih ya buat orang yang nggak suka Jepang pun, gue rasa buku ini tetap menarik untuk dibaca. 

Apalagi kalian yang suka jejepangan, ini layak banget lho dijadikan koleksi. Suer deh.

Tampak Belakang buku "Japan in Popular Culture" karya Fernando Kusuma

Buku yang gue beli ini preloved book alias buku bekas dari orang yang masih terawat banget, karena gue nggak nemu yang jual edisi barunya. Bekas pun sebenarnya nggak masalah asal masih bagus.

Lagi pula harganya jadi murah banget. Edisi e-booknya ada di Playstore. Tapi karena gue lebih kepingin punya buku ini dalam bentuk fisik, akhirnya nyari di Tokopedia dan dapet dengan harga Rp18 ribu. Murah banget kan?


updated: gue bocorin isi buku ini biar makin tertarik buat beli!! fashion life style jepang, top hairstyle, puroland, kebiasaan unik jepang, top manga dan anime, studio ghibli, game console, akihabara, maid cafe, butler cafe, top movie jepang, top celeb jepang, jpop & AKB48, l'arc~en~ciel, vocaloid, cuisine (sushi, onigiri, bento, dsb), street snack (takoyaki, yakitori, okonomiyaki, dsb), xmas, ninja, jankepon, ghost & folklore, yakuza, canned food,random stuff, derelogy,wah kebanyakan nih kalo ditulis jadi segitu aja deh.


Ternyata lumayan banget, nominal segitu tadinya cuma bisa dapet satu e-book (di playstore sekitar Rp50 ribu-an) bisa gue pakai buat beli 3 buah buku bekas sekaligus. Sangat menguntungkan, haha. 

Dan pastinya, meskipun bekas buku tersebut original. Itu sih yang penting.

Nah, buat kalian yang penasaran sama buku ini gue sarankan jangan ragu-ragu buat mutusin beli. Awalnya tau buku ini pas lagi nyari-nyari buku di aplikasi iPusnas. Tapi setelah selesai minjem di iPusnas, gue malah kepingin punya buku fisiknya buat gue koleksi dan baca ulang.




Gimana kalau mau baca bukunya via iPusnas?

Tampilan aplikasi iPusnas di Playstore

Pertama mesti install aplikasi iPusnas dulu. Aplikasi ini tersedia untuk ios maupun android. Kalau udah, baru kita buat akun di iPusnas. Setelah itu kita tinggal cari buku ini di kolom pencarian. Ketik aja 'Japan in Popular Culture' nanti juga muncul.


Tampilan Laman Japan in Popular Culture di iPusnas
Kalau udah ketemu, kita bisa mengajukan untuk pinjam buku ini. Buku ini nantinya kita download dulu. Setelah itu bisa kita baca selama satu minggu. Lumayan cukuplah waktunya. Nah buat kalian yang udah ada aplikasi iPusnas, bisa langsung klik link di bawah ini biar langsung menuju ke bukunya. 

klik di sini!


Kira-kira segitu aja ya review buku dari gue. Semoga review singkat ini bisa bermanfaat, khususnya bagi yang sedang mencari tahu informasi seputar budaya populer maupun tradisional Jepang. Hmm, apa lagi ya. (bingung nih mau nulis apa lagi, mesti bikin closing statement biar keren)


Oke deh, kalau gitu sampai di sini dulu perjumpaan kita. Nanti ketemu lagi di obrolan selanjutnya. Masih di rubrik yang sama pastinya. Pantengin terus ya Suka-Suki!


[bocoran: di artikel selanjutnya gue bakal ngebahas IGO]



Jaa, matane!

Post a Comment

0 Comments